CINTA OLAHRAGA

 Kini semua itu seperti redup. Prestasi olahraga Indonesia tidak lagi membanggakan seperti masa lalu. Banyak orang menyebut, redupnya olahraga kita disebabkan oleh keluhan-keluhan klise. Fasilitas yang kurang memadai, penghargaan yang ala kadarnya dan  minimnya dana sering menjadi kambing hitam merosotnya prestasi olahraga Indonesia. Kalau memang demikian, mengapa ada beberapa cabang olahraga  bisa berprestasi bagus sementara fasilitasnya sama. Jadi apa sebenarnya penyebab kemerosotan prestasi olahraga kita?

Pesona bambu, Lembang Bandung 2018

Fasilitas, dana, penghargaan dan sebagainya boleh jadi memang berpengaruh terhadap prestasi olahraga, tetapi apakah itu faktor utamanya?. Berbicara tentang olahraga sama halnya berbicara tentang kaum muda karena kebanyakan olahrgawan "harus" berusia muda. Kalau melihat sekarang, betapa sedikit kaum muda yang berpartisipasi dlam bidang olahraga. Bagi kaum muda, olahraga bukanlah kegiatan yang prestise. Demikian juga persepsi masyarakat terhadap olahraga. Stereotip yang berkembang di masyarakat, olahraga tidak menjanjikan masa depan.

Lalu apa yang dianggap prestise oleh kaum muda dan dianggap menjanjikan masa depan oleh masyarakat? Media sosial telah banyak memberi contoh. Menjadi artis lebih prestise dibanding menjadi atlet. Menjadi artis lebih menjanjikan.

KKG Penjas Korwilcam Dindik Jatilawang

Tak pelak lagi, ajang pencarian bakat artis secara instan yang diselenggarakan oleh televisi selalu menyedot perhatian kaum muda. Mereka yang sebenarnya tidak memiliki bakat keartisan pun dengan modal nekat mengikutinya. Mereka terbuai mimpi gemerlapnya dunia artis.

"Cintailah Olahraga, karena olahraga itu Menyenangkan"
😍😍😍








Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CINTA OLAHRAGA"

Posting Komentar